SumbarPos | Portal Berita dan Bisnis | Informasi Bisnis Sumatera Barat dan Berita Pekanbaru Riau

Beberapa Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan di Kota Padang

schedule Minggu, 5 Mei 2019 13:54

PADANG - Puasa Ramadhan adalah saat yang disambut dengan banyak tradisi di kota Padang, Sumatera Barat. Ada ziarah kubur, malamang dan membuat rendang. Tanpa rendang, puasa terasa hambar.

Sepekan menjelang masuknya bulan Ramadhan 1440 Hijriah ini, mulai ramai orang Padang melakukan ziarah kubur ke makam orang tua atau saudara lainnya. Peziarah tak lupa singgah ke Pasar Raya Padang membeli kembang, bunga melati, pengharum serta membawa cangkul kecil dari rumah.

Tiba di TPU, seperti TPU Tunggul Hitam yang merupakan salah satu kompleks pemakaman terbesar di Padang, suasana sudah ramai oleh warga yang berziarah.

Membersihkan rerumputan yang tumbuh di tanah kuburan orang tua, tak lupa menaburkan kembang dan mengajak anggota keluarga berdoa.

Bagi warga Padang ziarah kubur menjadi tradisi rutin yang dilakukan sebagai salah satu cara menyambut Ramadhan.

Tradisi ini juga menjadi berkah bagi pedagang kembang karena para peziarah lazimnya akan menabur bunga di atas makam.

Malamang atau membuat lemang menjadi tradisi menyambut Ramadhan di sebagian daerahdi Padang. Lemang yang telah dimasak tersebut kemudian diantar ke rumah saudara atau jadi bawaan dalam prosesi "manjalang mintuo".

Biasanya memasak penganan yang terbuat dari beras ketan itu dilakukan sepekan hingga sehari menjelang masuknya bulan Ramadhan.

Proses membuat lemang hingga masak atau matang bisa memakan waktu sekitar lima jam dengan api kecil.

Lemang yang sedang dibuat ini ada tiga rasa, yaitu rasa pisang, ketan, dan lamang galamai yang terbuat dari tepung beras.

Lemang kemudian dibawa sebagai buah tangan ke rumah mertua oleh menantu. Manjalang mintuo menjadi agenda wajib bagi warga Padang karena merupakan sarana silaturahmi dengan keluarga mertua sekaligus meminta maaf menjelang Ramadhan.

Memasak Rendang

Rendang daging sapi adalah menu wajib yang harus dihidangkan untuk menyambut hari pertama bulan Ramadhan. Ada yang kurang jika puasa pertama tidak ada rendang di meja makan untuk santap sahur dan berbuka.

Bagi warga Padang memasak dan menyantap makanan terenak di dunia versi CNN ini merupakan wujud syukur dan kebahagian menyambut hari baik bulan baik.

Tidak hanya itu, bagi warga yang memiliki anak atau saudara yang merantau ke luar Sumbar biasanya mereka akan mengirim rendang menggunakan jasa pengiriman.

Tradisi "marandang" menjadi peluang rezeki bagi pedagang daging sapi musiman yang biasanya hanya berjualan pada momen tertentu.

Di beberapa lokasi strategis seperti di pinggir jalan di kawasan Pauh, Kuranji, Kalawi, Anduring, Andaleh, Parak Gadang, dan Lubuk Begalung bermunculan pedagang daging sapi sehari sebelum Ramadhan.

Rendang dan Ramadhan adalah sesuatu yang tak dapat dipisahkan bagi warga Padang karena masakan istimewa itu menjadi salah satu menu rutin yang hadir di meja makan menyambut hari baik bulan baik bagi umat Islam.

Balimau

Tradisi balimau oleh warga diyakini dapat menyucikan diri guna memasuki bulan Ramadhan, yakni dengan mandi di sungai menggunakan jeruk nipis dan harum-haruman, dilakukan sehari sebelum datangnya Ramadhan.

Lokasi yang menjadi tempat balimau mulai dari Sungai Lubuk Minturun, Sungai Lubuk Paraku, Sungai Gunung Nago, Pantai Padang, Pantai Air Manis, Pantai Nirwana.

Kendati sejumlah pihak menilai tradisi ini tidak sesuai dengan ajaran Islam karena tidak ada anjurannya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meminta tradisi balimau jangan dikaitkan dengan agama karena akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Gubernur mengimbau tradisi balimau ini sebaiknya diambil dari sisi budaya dan kebiasaan yang dilakukan masyarakat Sumbar dalam menyambut bulan puasa setiap tahunnya.***/Ant
Berbagi Berita
Berita Terkini
schedule Jumat, 23 Agustus 2019 08:42
schedule Kamis, 22 Agustus 2019 21:21
schedule Kamis, 22 Agustus 2019 21:16
schedule Selasa, 20 Agustus 2019 16:04
schedule Selasa, 20 Agustus 2019 14:46
schedule Selasa, 20 Agustus 2019 11:24
schedule Selasa, 20 Agustus 2019 10:41
schedule Senin, 19 Agustus 2019 21:18
schedule Senin, 19 Agustus 2019 21:13
schedule Senin, 19 Agustus 2019 21:09