SumbarPos | Portal Berita dan Bisnis | Informasi Bisnis Sumatera Barat dan Berita Pekanbaru Riau

Pasokan Air Bukittinggi Teratasi

schedule Jumat, 20 September 2019 16:59

SUMBARPOS.COM, BUKITTINGGI - Setelah beberapa hari terhenti pendistribusian air bersih untuk sebagian besar Kota Bukittinggi sudah teratasi. Beberapa permasalahan yang terjadi dengan cepat diatasi setelah proses koneksi pipa 300 mm sudah selesai.

Seperti disampaikan Direktur PDAM Tirta Jam Gadang Bukittinggi, Murdi Tahman, pada Jumat (20/9), terkait pelaksanaan Pekerjaan Peningkatan Kapasitas dan Rehabilitasi Jaringan Transmisi Air Baku Sungai Tanang ke Kota Bukittinggi yang dimulai beberapa waktu lalu sudah selesai Kamis kemarin. Maka, dampak terkendala atau terhentinya aliran air di beberapa lokasi sudah teratasi.  Selanjutnya, pada Jumat (20/9) ini dilanjutkan dengan koneksi pipa 150 mm.

Disampaikan, dalam surat pengumuman sebelumnya, memang akan terjadi gangguan aliran air minum akibat pekerjaan koneksi pipa di Sumber Sungai Tanang dan di Depan SPBU Bangkaweh itu yang berdampak pada daerah pelayanan di beberapa tempat. Namun hal itu tidak berarti selama tiga hari air akan mati total, dan dampak gangguan itupun tidak terjadi pada seluruh aliran air di Kota Bukittinggi.

Pekerjaan koneksi pipa 300 mm kata Murdi telah selesai Kamis malam dan aliran air pun telah lancar kembali. Walaupun masih dalam tahap pemulihan. Dia memperkirakan dalam tiga hari ke depan, aliran air akan lancar total. Setelah penggantian pipa dan koneksi ini selesai, tidak ada lagi kebocoran dan aliran air ke Kota Bukittinggi bertambah debitnya. " Pembenahan aliran air ini membutuhkan waktu, karena harus dibenahi satu persatu. Termasuk pengurusan izin, beberapa izin bahkan harus di urus ke Jakarta," ulas Murdi.

Untuk pekerjaan koneksi pipa itu sendiri dilakukan non stop, sampai dini hari, termasuk menguras isi pipa itu sendiri. Seperti tanah, material lain dan kerikil. Saat ini pipa sudah bersih dan air yang mengalir sudah bersih. Air Sungai Tanang ungkap Murdi memang mengalami penurunan ketinggian air. Dulunya mencapai ketinggian 80 cm, saat ini menurun menjadi kurang dari 40 cm. karena sedang terjadi musim kemarau. Namun, biasanya, memasuki bulan November ketinggian air akan naik kembali.

Disinggung Embung Surau Gadang, menurut Murdi, pada bulan November sudah bisa difungsikan. Pada tahun 2018 lalu air baku di Embung sudah selesai, dan pengolahannya di reservoir Belakang Balok. Nantinya akan menambah pasokan air ke Kota Bukittinggi dan permasalah air bersih di Bukittinggi sudah bisa teratasi dengan baik.(sp5)
Berbagi Berita
Berita Terkini
schedule Minggu, 20 Oktober 2019 18:57
schedule Minggu, 20 Oktober 2019 18:47
schedule Rabu, 16 Oktober 2019 09:42
schedule Rabu, 16 Oktober 2019 09:37
schedule Sabtu, 12 Oktober 2019 10:08
schedule Sabtu, 12 Oktober 2019 08:18
schedule Sabtu, 12 Oktober 2019 07:02
schedule Jumat, 11 Oktober 2019 17:26
schedule Jumat, 11 Oktober 2019 06:29
schedule Jumat, 11 Oktober 2019 06:25