SumbarPos | Portal Berita dan Bisnis | Informasi Bisnis Sumatera Barat dan Berita Pekanbaru Riau

Pedagang Satwa Dilindungi Divonis 1,5 Tahun Penjara di Agam

schedule Jumat, 3 Mei 2019 19:08

AGAM - Syafruddin, warga Jambi yang tinggal di Malabur, Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam divonis bersalah dan dihukum pidana penjara satu tahun enam bulan karena dengan sengaja memperniagaka bagian-bagian lain satwa yang dilindungi, yakni berupa satu buah bagian kepala Kambing Hutan Sumatera (Capricornis sumatraensis) seharga 80 juta rupiah.

Syafruddij terbukti melanggar Pasal 40 Ayat (2) jo Pasal 21 Ayat (2) huruf d UU RI. No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Sebelumnya, ia ditangkap jajaran Satreskrim Polres Agam dan BKSDA Resor Agam

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Agam, Ipda Pifzen Finot mengatakan, terdakwa diamankan pada tanggal 13 Januari 2019 di Malabur Kecamatan Ampek Nagari, setelah diadakannya pengembangan atas kasus penipuan yang melibatkan terdakwa.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa dengan tuntutan Pidana Penjara selama satu tahun enam bulan pidana, denda sebesar Rp5.000.000 subsidair empat bulan kurungan.

Terpisah, Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Agam, Ade Putra mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polres Agam, Kejaksaan Agam dan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Basung atas pengungkapan kasus itu.

Menurutnya, kasus perdagangan satwa liar dilindungi selama ini telah mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp9 triliun per tahunnya.

“Untuk itu, dibutuhkan kesadaran dari masyarakat untuk ikut peduli akan kelangsungan dan kelestarian dari satwa dilindungi,”katanya.

Suatu jenis satwa dilindungi oleh undang-undang apabila memenuhi kriteria antara lain populasinya yang kecil, adanya penurunan tajam jumlah individu di alam dan daerah penyebarannya yang terbatas (endemik).

Menurutnya, BKSDA Sumatera Barat telah berkali-kali melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik melalui penyuluhan, media sosial, media cetak, media elektronik maupun penyebaran informasi melalui selebaran himbauan kepada masyarakat.***/pmc
Berbagi Berita
Berita Terkini
schedule Jumat, 23 Agustus 2019 08:42
schedule Kamis, 22 Agustus 2019 21:21
schedule Kamis, 22 Agustus 2019 21:16
schedule Selasa, 20 Agustus 2019 16:04
schedule Selasa, 20 Agustus 2019 14:46
schedule Selasa, 20 Agustus 2019 11:24
schedule Selasa, 20 Agustus 2019 10:41
schedule Senin, 19 Agustus 2019 21:18
schedule Senin, 19 Agustus 2019 21:13
schedule Senin, 19 Agustus 2019 21:09