SumbarPos | Portal Berita dan Bisnis | Informasi Bisnis Sumatera Barat dan Berita Pekanbaru Riau

Pendemo Rusak Gedung Parlemen di Hong Kong

schedule Selasa, 2 Juli 2019 14:36

HONGKONG - Aksi demonstrasi memperingati 22 tahun penyerahan Hong Kong dari Inggris kepada China berakhir rusuh, karena massa pengunjuk rasa menyerbu kompleks gedung pemerintahan. Mereka sempat merusak tetapi dipukul mundur oleh anggota polisi anti huru-hara.

Seperti dilansir AFP, Selasa (2/7), para pengunjuk rasa yang mayoritas muda-mudi dengan mengenakan pakaian hitam-hitam menerobos barikade polisi yang sejak pagi menjaga gedung pemerintahan di kompleks Admiralty, yang terletak di pusat kota. Mereka merusak kaca lantas mencorat-coret bagian dalam gedung.

Massa bertahan di dalam gedung pemerintahan hingga Selasa dini hari. Setelah itu polisi dari segala penjuru merangsek memukul mundur demonstran menggunakan gas air mata dan pentungan.

Pemimpin administratif Hong Kong, Carrie Lam, dalam jumpa pers pagi hari waktu setempat menyatakan mengutuk aksi para pengunjuk rasa. Hal itu juga ditentang oleh Kepala Kepolisian Hong Kong, Stephen Lo.

"Demonstrasi itu sudah penuh kekerasan. Perbuatan mereka mengejutkan dan mengecewakan," kata Lam.

"Aksi kekerasan yang dilakukan para demonstran sudah jauh dari batas-batas menyampaikan pendapat secara damai," kata Stephen.

Menurut pengakuan seorang pengunjuk rasa Cheung (24), mereka merasa sudah frustasi karena pemerintah tidak kunjung mendengar tuntutan masyarakat. Baik soal tuntutan menjamin demokrasi dan membatalkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Ekstradisi.

"Kami sudah berdemo, menduduki, tetapi pemerintah tetap diam. Kami harus memperlihatkan kepada pemerintah kami tidak akan diam dan tak berbuat apapun," kata pengunjuk rasa, Joey (26).

Mereka juga menuntut untuk bisa memilih secara bebas calon pemimpin wilayah itu di masa mendatang.

Gerakan pro demokrasi Hong Kong tahun ini menjadi yang cukup keras, setelah aksi unjuk rasa menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Ekstradisi berakhir dengan bentrokan. Sejumlah aktivis juga masih ditahan polisi.***/CNNIndonesia
Berbagi Berita
Berita Terkini
schedule Rabu, 16 Oktober 2019 09:42
schedule Rabu, 16 Oktober 2019 09:37
schedule Sabtu, 12 Oktober 2019 10:08
schedule Sabtu, 12 Oktober 2019 08:18
schedule Sabtu, 12 Oktober 2019 07:02
schedule Jumat, 11 Oktober 2019 17:26
schedule Jumat, 11 Oktober 2019 06:29
schedule Jumat, 11 Oktober 2019 06:25
schedule Kamis, 10 Oktober 2019 15:21
schedule Kamis, 10 Oktober 2019 15:17