SumbarPos | Portal Berita dan Bisnis | Informasi Bisnis Sumatera Barat dan Berita Pekanbaru Riau

Tim SK4 Tertibkan Warung Tuak di Gulidiak

schedule Jumat, 8 November 2019 17:57

SUMBARPOS.COM, BUKITTINGGI - Kerap membuat suara berisik dan mengganggu kenyamanan warga,Akhirnya warung tuak di daerah Gulidiak Kelurahan Manggis Ganting ditertibkan Aparat gabungan Tim SK4 bersama warga pada Kamis malam 07/11.

Tim Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bukittinggi (SK4) bersama Babin Kantibmas, Babinsa, Satlimnas dan masyarakat kelurahan manggis gantiang melakukan pengerebekan terhadap dua warung tuak.

Ditempat pertama pada saat tim datang kelokasi masyarakat bersama pemuka masyarakat sudah ramai dilokasi namun warung tertutup dan digembok dari luar.

Awalnya si pemilik warung tidak mau membuka pintunya namun kerana desakan masyarakat akhirnya si pemilik warung membukan jendela warungnya dan pada saat pengeledahan si pemilik warung mengaku tidak ada tuak di warungnya dan tetap berkilah dengan alasan hanya melayani minum kopi dan mie, namun karena kejelian petugas akhirnya berhasil mengamankan 1 dirigen dan 1 box kecil berisikan tuak. 

Kepala Bidang Ketentraman  dan Ketertiban Umum SK4 Syanjifaredi S.STP, M.Si menjelaskan berdasarkan keterangan dari masyarakat warung tersebut kerap membunyikan musik keras-keras dengan suara bergitar-gitar sampai tengah malam.

 " Warga terganggu dengan teriakan orang mabuk yang menganggu kenyaman tidur masyarakat sekitar saat istirahat dimalam hari dan sering terjadinya kecelakaan tunggal di jalan sanjai, dikarenakan saat pengunjung pulang dalam keadaan mabuk yang membahayakan warga di sekitar" Jelasnya.

Sementara itu Kasi Ops Satpol PP Bukittinggi Dodi Andresia mengatakan Pemilik warung sempat melawan dan berkilah kepada petugas saat ditertibkan.

"Bahkan sipemilik warung yang pertama didatangi petugas Merasa tidak terima warungnya digrebek dan juga melaporkan sebuah warung yang menjual tuak yang tidak jauh dari warung miliknya" urainya.

"Di tempat kedua Tim juga mendapatkan perlawanan dari beberapa pengunjung dan pemilik warung yang berkilah kalau warungnya sudah tutup karena lagi sakit dan si pemilik warung pulang kampung dll, setelah petugas menyatakan dan menerangkan peraturan yang berlaku dan desakan masyakarakat akhirnya sipemilik warung bersedia digeledah petugas, dan berhasil menemukan barang bukti setengah derigen tuak, 3 botol bir bintang, 4 botol  bir hitam dan 36 lusin botol minuman keras cap kambing" Tambah Dodi.

Pengrebekan warung tuak tersebut dilakukan pada jam 22.30 wib dan usai pada jam 00.30 wib. Selanjutnya barang bukti minuman keras tersebut dibawa kekantor dan kepada si penjual di suruh menghadap ke kantor Satpol PP Kota Bukittinggi untuk dilakukan penyelidikan karena telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum pada pasal 23 tentang tertib minuman keras yaitu “Setiap orang dilarang memberikan kesempatan, menyediakan tempat terhadap kegiatan yang berhubungan dengan minuman keras"(sp6)
Berbagi Berita
Berita Terkini
schedule Senin, 11 November 2019 21:28
schedule Senin, 11 November 2019 16:44
schedule Jumat, 8 November 2019 18:00
schedule Jumat, 8 November 2019 17:49
schedule Jumat, 8 November 2019 16:43
schedule Kamis, 7 November 2019 17:08
schedule Kamis, 7 November 2019 08:09
schedule Rabu, 6 November 2019 18:39
schedule Rabu, 6 November 2019 18:34
schedule Rabu, 6 November 2019 15:55